Accéder au contenu principal

tample Abu simbel from aswan city

maksud hati ingin mengambil kereta jam 11dari luxor.tapi sayang setelah kami tiba di stasiun kereta.kami terlambat!
terpaksa kami harus mengambil kereta berikutnya jam 6:30 malam.eughhh masih lama banget.
setelah melihat jadwal kereta lagi ternyata ada kereta yang pergi jam 12:30 siang.padahal tadi petugas kereta tidak memberi tau kami. kalau ada kereta tersebut.kami pun kembali bertanya pada petugas.
mereka bicara kalau kereta ini tidak untuk kita.ihhh bikin penasaran kok enggak boleh untuk kita seh!?
"saya tanya lagi kenapa tidak untuk kita?"
"sebab kereta ini tua,jorok dan tidak ada ac."! jawabnya dengan serius
untuk mereka ini kategori ekonomi 3.
lalu saya dan hubby bilang.
"ohhh tidak apa-apa.yang penting kita sampai di tujuan hari ini!"
dan tentunya lebih murah.
petugas pun masih tidak mau menjual tiketnya.setelah beberapa menit saling berdiskusi.akhirnya mereka berkata kalau tiket bisa di beli di atas kereta.kami pun berjalan menuju jalur kereta yang sudah tertulis.seorang petugas bergonta-ganti menghampiri kita untuk bertanya.
"kamu yakin mau naik kereta tersebut? "
"iya,memang kenapa?"
"kereta tersebut sangat jorok pasti nanti kamu tidak suka."
saya jawab saja
 "tidak apa-apa kami sudah biasa."
well saya sempat mikir ada apakah gerangan sampai seorang petugas bergantian menanyakan kami.bahkan orang-orang yang akan naik kereta dengan ku juga sering bertanya.
tak berapa lama kami menunggu kereta ekonomi itupun datang.kesan pertama saat masuk kedalam kereta...buahhhh bau pesing,kotor dan tempat duduk keras n dekil n dekumel yah...:(.
orang-orang pada tiduran di atas bangku.dan jangan lupa mereka meludah juga di dalam kereta.seperti ekonomi indonesia saja.
oh yah ngerokok juga hahahah bener juga sih saat itu sesaat aku berfikir ampunnnnn...nasib ku....
lalu kami mengambil tempat duduk di tengah-tengah gerbong agar tidak terlalu bau pesing.
selama perjalanan kami sudah menutup jendela tapi masih saja debu atau pasir bertebaran di wajah ku dan badan ku...hihihi mandi debu aku.
seriusly saya tidak menyesal sama sekali.dengan perjalanan kali ini walau kadang sesaat saya suka bete but...inilah aventure yah istilah mengenal negara orang lebih baik.setidaknya saya sudah mencoba...:)


sampai dekil begitu


dari luar mah semacam ekonominya indonesia ajah

setelah membayar kereta 10 pound dengan waktu 3 jam.kami tiba di aswan setibanya kami langsung mencari hotel.dan kami mendapatkannya sangat tidak jauh dari stasiun kereta. hotel yassin dengan harga 45 pound.
after disiram debu selama 3 jam.saya langsung mandi menyegarkan badan.lalu visit kota aswan.ya terus terang saya tidak suka beristirahat terlalu lama pada saat berlibur.kecuali bener-bener capeeee banget.

ke esokannya kami dibangunkan jam 3:30 pagi oleh petugas hotel.atas permintaan kami.
kami akan visit Tempel Abu Simbel.

untuk datang ditempel tersebut.kita dilarang pergi sendiri.jadi di haruskan memakai tour.dan harga tour tersebut 80pound perorang.
pergi dari hotel.kami langsung pergi ketempat besar parkiran untuk menunggu rombongan atau group lainnya untuk pergi bersama.alias convoi.
jadi istilah kenapa harus begitu.ceritanya yang saya dengar semacam ini :mencegah agar tidak ada teroris yang menodong turis.karena yang saya dengar dulu sempat ada teroris yang membakar rombongan turis (satu bus)
bahkan beberapa tahun yang lalu hubby sempat datang disini dengan pesawat kecil.

setelah kurang lebih 3 jam kami tiba di tempel abu simbel.perasaan sih lama habis ngantuk di bangunin jam 3 pagi...:p
tapi setelah tiba disana tidak akan menyesal bagus banget tempatnya.









beberapa tahun yang lalu tempel ini tidak begitu jauh dari kota aswan.
kenapa jadi disini dan jauh...
yang saya dengar istilahnya tenggelam mungkin posisi temple ini dekat laut.lalu dengan hati-hati dan satu persatu temple ini di pindahkan ke tempat ini yang lebih tinggi datarannya agar tidak tenggelam lagi.
karena di depan temple ini masih ada danau atau laut sih yah aku lupa


nih pemandangan selama perjalann hanya pasir-pasir ini.so imagine kalo kita tidak konvoi ada apa-apa enggak ada yang tau.


Commentaires